Tampilkan postingan dengan label ijonk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ijonk. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juli 2009

"Ujung Untuk Tanya"

Hempasan demi hempasan mendera
Tanpa ada satu kata ampun menyertai
Pasrah untuk memahami semua keadaan
Terlalu banyak deraan yang menghimpit
Perjalanan yang tak mungkin untuk dihentikan
Namun rintangan tak pernah hilang
Suara-suara dari barat-pun terus memanggil
Namun telinga tidak pernah ingin mendengar
Hanya hati yang berusaha keras berjuang
Langkah gontai tetap jadi andalan
Terkadang hanya jiwa yang terus bersikeras
Karna raga sudah tak mampu digerakkan
Para pemuja-pemuja harta ikut mendorong
Menjatuhkan kedalam jurang yang paling dalam
Jalan hidup yang tak pernah bisa tertebak
Membiarkan diri terpenjara Tanya
Ujung yang masih terasa semu
Yang selalu ingin di temukan
Meski Tanya selalu menggerogoti



-IjonK-

"Kesatria Berkuda Hitam"

Sebuah kata untuk kesatria berkuda hitam
Kata yang tidak hanya satu saja
Namun akan terus terangkai menjadi indah
Terimalah persembahan dari dasar hati ini
Yang tersanjung akan pesonamu
Membuat jiwa melambung tinggi diangkasa
Tanpa sayap yang membawa terbang
Semua akan selalu menjadi indah
Sampai akhir dari semua cerita hidup
Tak peduli ini hanya pengharapan semata
Semua akan terus terangkai indah
Percayalah akan kata yang terucap
Semua takkan menjadi dusta semata
Bumi dan langit telah memahaminya
Cobalah untuk mengerti rasa yang ada
Larutkan hati dalam kisah yang telah terukir
Kisah untuk masa depan yang gemilang
Di bawah sinar bulan pada malam hari
Atau dibawah teriknya matahari siang
Demi keagungan cinta didasar hati
Telah mempersembahkan pada hidup
Akan arti dari yang pernah terjadi
Ingat akan ketulusan yang mendasari
Bukan kemunafikan yang dianut
Angkasa yang tak berujung sama sekali
Menyadarkan semua ketulusan ini
Mungkin bibir bisa berucap dusta
Tapi ketahuilah hati yang susah diingkari
Misteri telah menyelimuti semuanya
Dan masalah telah tercipta menusuk sanubari
Namun kata yang terangkai akan terus terangkai
Menjadikan rangkaian itu bermakna dalam
Yang akan dipahami jika bisa untuk tulus
Dan memahami setiap rangkaian kata
Seperti bumi dan langit yang telah memahaminya.


-IjonK-

Sabtu, 21 Maret 2009

"Belaian Seorang Pendosa"

Tersentuh belaian seorang pendosa
Bersama tiupan angin di tepian pantai

"Tukar arah"

Terunut setiap garis persimpangan

"Kawanan Aneh Bermuka Tiga"

Kawanan aneh bermuka tiga

"Hebat Itu Aku"

Hadirmu aku tunggu dengan denyutan nadiku

"Entah Mengapa Menjadi Kerontang?"

Kepala anjing yang melingkari hati

"Arti Malam"

Ketika serangga kecil bernyanyi dibawah sinar purnama